Jumpa Kamu

Sanggupkan aku berdiri, menatap awan putih kelabu di pagi hari. Seakan kesejukan hening mendamaikan gundah, yang semalam sempat merenggut setengah nyawa. Terdampar lah segenap sang sukma jiwaku, di tepian waktu. di antara Fajar pagi dan kegalauanku yang menyelimuti tentang nasib semalaman, setitik kasih kiranya menerangi pemandangan semegah kuasa alam, serupa pengharapanku. Meski kadang timbul tenggelam.
Menatap mata ini, tengah kusyu’ menghatur rasa syukur, anugerah masih menyisakan setengah nyawa sanggup bertahan dalam pelukan. Keindahan tengah kulihat, menerawang lewat sukma yang menandang kedukaan. Segenap perasaanku, menghayati, memaknai arti hidup yang sementara ini masih redup.
Dinda, sanggupkan aku sejenak menenangkan diri duduk berdiam mengagumi anugerah diriku yang diciptakan dalam serupa sesederhana, sesuai kehendak
sang kuasa. Adakah aku yang merenungi kenyataan ini,Nanti ku temukan hikmah dibalik perjalanan kehidupan yang sedang ku jalani ∏.

Iklan