Aku Tak Sanggup

Ini yang ingin aku katakan, tentang perasaan yang aku rasakan sekarang. Tentang jua antara kita, “aku masih memikirkanmu ……..” bahwa aku tak sanggup melupakanmu. Atau tepatnya kenangan antara kita. Begitu berat perasaan ini, bergelayut direlung hati. Entah apa kenyataan serupa memisah kan kita, meski jua itu adalah permintaanmu. Adakah aku mengingkari untuk menyayangimu ….. tak pernah aku mampu menyalahkan tentang kita, terlebih dirimu yang seharusnya memandangku. Bukan memaling muka, menepis isyarat mata yang sekilas nampak menyatakan suka …

Jika aku mungkin menyalahkan diriku sendiri, lantas apa yang harus aku perbuat untuk menyelesaikan ini. Aku menjadi semakin galau, menepis perasaan yang kunjung terluahkan, karena aku tak sanggup melepasmu, biarpun ku katakan aku merelakanmu. Selebihnya engkau pun tak memperdulikan, biarlah saja pelita harapan dihati ini menyala untuk sekedar menerangi hari-demi hari mengiringi langkahku menghabiskan waktu dikala pagi, siang, sore, petang dan malam. Menjemput mimpi ditidur lelapku ……

“aku menyayangimu, dan harus merelakan keputusan itu, namun aku juga tak mungkin menyalahkan diriku atau untuk sekedar melupakanmu ….. !” aku tak sanggup …….. ref!

Iklan