Kmedia Yang baru

lagi kerja di tempat kmedia
kios kmedia

Dari bulan Mei kemarin aQ dah, buka usaha baru sendiri. Demikian konsep mapan investasi dan wirausaha. Para spesialis ini akan digantikan oleh versatilis (versatilist), yang mampu mengkombinasikan kompetensi dan keahlian teknis, dengan pengalaman bisnis dan kemampuan memberikan solusi komprehensif. Siapa itu spesialis? Atau siapa itu versatilis? Kita bahas lebih lanjut.

Nah, tepat di tahun 2010 ini saya sendiri telah berkomitmen untuk mendirikan satu terobosan bidang usaha baru, diberi nama Kmedia (komputermedia). Dengan latar belakang semakin besar minat dan kebutuhan masyarakat akan teknologi komputer, serta bekal pengalaman yang telah ada dalam bidang komputer.

Saya yang dulunya adalah seorang karyawan rental komputer dan pengetikan. Berniat untuk merubah DNA bidang karir saya dengan mendirikan Kmedia ini. Sebuah awal yang saya pandang memiliki masa depan gemilang. Mengapa perlu ada perubahan arah DNA seperti ini?

Faktor terbesar adalah meningkatnya persaingan bisnis seiring dengan semakin kompleksnya perkembangan Teknologi Informasi sendiri. TI semakin dibutuhkan untuk memecahkan permasalahan di berbagai bidang, diperlukan solusi multidisiplin, multiplatform dan sesuai dengan konteks permasalahan yang memiliki pengalaman, kemampuan menjalankan berbagai tugas yang beragam dan multidisiplin (versatile), dimana semua itu untuk menciptakan suatu pengetahuan (baru) kometensi dan keterkaitan (context) yang kaya dan padi guna mendorong peningkatan nilai bisnis.

Kmedia diharapkan memiliki sifat versatilis; yaitu fleksibel terhadap teknologi, orientasi utamanya oleh sang customer. Versatilis bukan seorang generalis yang mengenal semua bidang, dan teknologi tapi hanya kulitnya (dangkal). Versalitis tidak terlahir tiba-tiba, tapi karena pengalaman matang menjadi seorang spesialis. Versatilis juga bukan spesialis yang hanya mengerti tentang bisnis, orientasi kerja untuk memberi solusi, mampu bekerja sama (membangun networking) dengan orang-orang TI lain maupun non TI, dan yang pasti tidak mengkotakkan dirinya pada sebuah teknologi, tool atau platform.

Prediksi Gartner ini diperkuat oleh berapa data, misalnya tentang 80 % profesional TI di Amerika bekerja di perusahaan-perusahaan TI sendiri (hardware, software, service). Wajarlah seorang profesional TI dituntut untuk memiliki kemampuan verbal dalam menyampaikan konsep-konsep teknologi informasi dalam bahasa yang dimengerti oleh banyak orang. Inilah dia sang versatilis!

Dengan keadaan dan latar belakang dari pengalaman kerja atau pula bidang keahlian yang dalam bidang komputer khususnya sebagai user. Begitu pula kmedia ini saya kembangkan dengan strategi dan target media komputer (komputer media), sehingga di sebut Kmedia. Kegiatan ekonomi saat ini yang sedang saya jalani antara lain; menerima les privat untuk anak SD (operasi dasar komputer), melayani pengetikan, dan multimedia, MP3 lagu, atau pula internet akses. Sedangkan, di waktu senggang saya mencoba memulai bisnis pulsa. Dengan modal keuangan yang mepet semoga semua bisa berkah, Amin.

Iklan