MAles NUlis

…………………………….. helow, Up load terbaru nui

 

Edisi November 2011

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

Nikah ko’ susah?

Tak berasa umurku sekarang sudah menginjak angka dua puluh lima, lantas baru aku menyadari betapa umurku cepat sekali berlalu. Baru kemarin rasanya aku lulus SMA di tahun 2005, selesai sekolah aku pun hanya bisa cari kerja. Cari sana-cari sini ketemu pekerjaan. Berjalan 3 tahun aku sudah bosen. Nganggur terasa tidak enak. Cari kerja lagi aku jalani, sodor sana – sodor sini ketemu pekerjaan lagi. Baru merasa tenang dapat pekerjaan, Eh sekarang ganti mode lagi.

Kabar sana-sini temen sudah pada punya istri, aku pun jadi kepengen (ngiri). Lantas jadi bingung sendiri, aku bingung kerjaan belum rampung (mapan), plus ribet masalah jodoh. *belum punya pacar cing>. trus gimana drong ??

Perjalanan cintaku sungguh tak seharusnya aku ceritakan, tapi buat pembaca blog ini sedikit aku berbagi rahasia pribadi “ssssssss …. “. Gini aku naksir ma gadis awalnya kami hanya chat lewat Fb gitu! tapi lama-lama dia tu ngrasa cocok ma aku. trus gimana ja? Jreeeng kami jadian. Sementara kami masih berkomitmen untuk sekedar pacaran. Ya beginilah …

Padahal akunya pengen banget trus nikah, tapi kan butuh proses untuk saling mengenal pribadi masing-masing. Lantas hubungan kami. Ya beginilah cerita singkat aku tentang kehidupan cinta aku dan a k u   p e n g e n    n i k a h . . .

Dering Telfon

Sebuah peristiwa terjadi tepat dihari ini saat aku menulis artikel ini, dan menitnya terjadi 23 menit yang lalu. Awalnya ;

berdering bunyi ponselku, “Sebuah lagu nada dering terlantun, kemudian aku menghampiri ponsel itu. Sengaja aku melihat terlebih dahulu siapa gerangan yang menelfon ku kali ini? sempat aku terkaget ia sahabatku yang sudah lama tak saling bersua.”

@”Halo CAH! , . .

#”Iya . . halo KO!

#”Agi nang dhi, ??

@ Warnet lagi Jaga warnet, ..

#Gimana Kabarnya >>>

@Aku yang nanya : Gimana kabarnya?

# Alah Agi Pusing, ..

@Kenapa,. ?

# Nggak punya uang!!$, Aku Besok mau pulang>> .

@ Kapan?

#Sekitar bulan Agustus awal .. , mau nikah!

@Hebat!! , aku aja Belommm ..

#Terserah, ..

@Eh gimana si XXX .. ?

#Emang knapa?

@Gimana kalau aku nikah juga ma Dia ..

#Itu keputusan kamu!

@nggak aku cuma minta pendapat aja.

#semua tergantung yang menjalani, KO ‘

@ya, bener sih.

#Ya dah, besok kmu main ke tempat ku.. pas aku pulang!

@Iya laH .

#Wassalamu’alaikum.

@Sallam.

Demikian singkatnya pembicaraanku dengan temanku sewaktu SMA Dulu. Ternyata Dia mau nikah, dan Bulan Agustus nanti akan pulang. Tak ku sangka dia berani juga menikah muda, padahal aku sendiri belum ada persiapan nikah. Tapi, dari inspirasi itu mengingatku pada seseorang. Entah aku sangat merindukannya atau sekedar menyesalkannya. Dan kali ini aku putuskan untuk, berjuang lebih keras lagi dan aku juga Sangat bersemangat untuk lebih memperbaikai HIDUP. Semoga aku bisa lebih baik lagi dari temanku itu .. :-*

Sajak Vallentine 2010

Ini hidup adalah hidup ini ……….
Hidup ini adalah ini hidup
Ia telah menyadarkan ku tentang banyak hal
Ia telah mengajarkan ku tentang kehidupan yang hidup
Aku yang tak tahu, menjadi sedikit tahu
Aku yang bodoh, menjadi sedikit bicara

Ia telah memaksaku
Dari yang tak ku mengerti, harus kumengerti
Dari yang tak terpikirkan, untuk selalu kupikirkan
Dari yang tak kupeduli, harus peduli

Ia memperkosa ku
Dari yang tak berdosa, menjadi pendosa
Dari yang awam, menjadi hina
Dari yang tak dikenal, menjadi terkenal

Ia telah menyeretku,
Dari pinggir menuju ke tengah
Dari damai membawa ku menuju badai
Dari tenang menuju ramai
Dari mimpi

Ia telah mengungkapkan kan kebenaran,
Yang semula samar menjadi nampak terang
Yang semula ragu menjadi sedikit berkurang
Yang semula tak kupercaya menjadi iman

Ia telah mengubah diriku,
Aku yang lemah diharuskan tegar
Aku yang pasrah diharuskan memilih
Aku yang kerdil diharuskan berjiwa besar
Aku yang kecewa diharuskan berlapang
Aku yang berharap diharus bertindak
Aku yang pemalas diharuskan giat
Aku yang menunda diharuskan segera

Ia telah mengirimkan hikmah
Dari sejuta kejadian yang pernah
Dari secuil fakta kenyataan yang pernah
Dari segenap kecewa yang melanda
Dari setumpuk pertanyaan yang tak terjawab
Dari seberkas masalalu yang menyertaiku
Dari semua masalah yang disegala langkah

Ia akan terus ada,
Menjadi guru dengan tauladan nya
Menjadi sang bijak dengan keputusan nya
Menjadi sang penyejuk hati dengan nasihatnya
Menjadi

Tanpa perlu kukatakan,
Aku menjadi bangga
Aku menjadi bijak
Aku menjadi tegar
Aku menjadi pribadi matang
Aku menjadi harapan
Aku menjadi panutan
Aku menjadi diriku sendiri
Aku menjadi diriku tanpa menyesal

Nasihat buat istriku………
Happy Vallentine’s day!

Perang Kembang

wayang arjuna
arjuna, permadi, janoko

Sebuah perumpamaan bahwa hidup dalam pewayangan itu memiliki banyak lakon, cerita atau pula episode. Judul berikut diambil atas inspirasi dari cerita pewayangan. Sedikit membahas masalah wayang, itung-itung melestarikan budaya. Lanjut kembali ke topic, masih membahas tentang judul posting kali ini. “Perang Kembang” merupakan istilah pada salah satu lakon pewayangan, dalam episode kali ini menceritakan tentang tokoh bernama “Permadi” alias janoko.

Dunia dalam pewayangan digambarkan atas 2 (gapura dan blumbangan). Keduanya memiliki makna berbeda, gapura memiliki makna nilai tinggi sedangkan blumbangan memiliki nilai rendah. Symbol kedua nilai ini menarik sifat alam bumi, gapura yang bersimbol gunung ditafsirkan dalam pewayangan bahwa gunung memiliki nilai tinggi, dimana keberadaan gunung itu merupakan tempat para dewa. Kembali pada nilai primitif, kebudayaan nenek moyang. Selanjutnya symbol berupa danau atau pula hutan rimba adalah wujud penafsiran terhadap hiruk peradaban manusia. Filosofi kehidupan yang sarat akan nilai rendah, bercampurnya kehinaan dan nafsu dunia.

Penggambaran lambang kehidupan yang penuh dengan hal kotor, godaan serta ujian terhadap dharma. Manusia yang mengemban titah atau dharma untuk berlaku baik dan bijak akan senantiasa diuji, digoda oleh sifat lahirnya. Wujud cerita perang kembang adalah perang melawan godaan, ujian sebagai tolak ukur terhadap dharma. Pengembangan konsep rupa kehidupan yang amburadul diperankan dengan hadirnya tokoh raksasa (Buto), perilaku dan sifatnya yang bringas, dengang rambut gimbal dan menyukai kekerasan. Demikian itu juga dipercaya sebagai perilaku dari pada setan.

Perang kembang yang sebenarnya menekankan konsep bahwa manusia hidup senantiasa diantara dua persimpangan jalan. Meski ia harus menapaki jalan lurus, adakalanya menyimpang. Ambil saja perumpamaan pertama, jikalau menimbang kehidupan yang sedang dialami dapat dinyatakan cobaan. Yang mana cobaan atau ujian tentu berasal dari Tuhan. Hanya saja pertanyaannya; sanggupkah?

Kedua; sisi lain dari pada kebaikan Tuhan saat menguji manusia tentu akan sangat bertolak belakang setan. Sesuatu yang datang dan ditawarkan oleh setan lebih gampang disebut godaan. Diantara dua (cobaan dan godaan) perang kembang yang harus dihadapi sarat akan hikmah. Banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik darinya.

Membahas pewayangan yang bercerita perang kembang dari permadi atau janoko. Ketika berhadapan dengan sosok raksasa ditengah perjalanannya menggapai kesempurnaan. Ia bertemu dengan raksasa yang mencoba menggoda perjalanannya. Pembawaan sifat dan sikap Permadi yang tenang, dan senantiasa mengontrol setiap langkah perilakunya membuat godaan sang raksasa tidak mempan. Demikian yang perlu diteladani dalam cerita pewayangan kali ini. Semoga terinspirasi, perang kembang adalah wujud perlawanan terhadap godaan ataupun ujian sebagai tolak ukur diri terhadap dharma (ketaqwaan). Selamat berperang melawan hawa nafsu ……..

Kekuatan setengah nyawa 2

Melengkapi artikel sebelumnya. Sosok manusia di dunia yang modern ini, tak terlepas dari sebuah kodrat alam. Bahwa ia sanggup menjadi yang yang terbaik lewat karyanya yang terbaik. Pencapaian agenda yang maksimal bahkan mampu lebih. Demikian adalah kodrat, dimana manusia itu selalu mencari yang terbaik. Sudah bukan suatu keanehan, setiap pribadi menginginkan yang terbaik bagi hidupnya. Namun seberapa layaknya seorang itu mendapat kualitas terbaik, adalah misteri bagi setiap perhitungan takdirnya.
“Aku bila terjatuh sekali saja, perlu berulang kali untuk mencoba bangkit.” Baca lebih lanjut

Aku Tak Sanggup

Ini yang ingin aku katakan, tentang perasaan yang aku rasakan sekarang. Tentang jua antara kita, “aku masih memikirkanmu ……..” bahwa aku tak sanggup melupakanmu. Atau tepatnya kenangan antara kita. Begitu berat perasaan ini, bergelayut direlung hati. Entah apa kenyataan serupa memisah kan kita, meski jua itu adalah permintaanmu. Adakah aku mengingkari untuk menyayangimu ….. tak pernah aku mampu menyalahkan tentang kita, terlebih dirimu yang seharusnya memandangku. Bukan memaling muka, menepis isyarat mata yang sekilas nampak menyatakan suka …

Jika aku mungkin menyalahkan diriku sendiri, lantas apa yang harus aku perbuat untuk menyelesaikan ini. Aku menjadi semakin galau, menepis perasaan yang kunjung terluahkan, karena aku tak sanggup melepasmu, biarpun ku katakan aku merelakanmu. Selebihnya engkau pun tak memperdulikan, biarlah saja pelita harapan dihati ini menyala untuk sekedar menerangi hari-demi hari mengiringi langkahku menghabiskan waktu dikala pagi, siang, sore, petang dan malam. Menjemput mimpi ditidur lelapku ……

“aku menyayangimu, dan harus merelakan keputusan itu, namun aku juga tak mungkin menyalahkan diriku atau untuk sekedar melupakanmu ….. !” aku tak sanggup …….. ref!